Tampilkan postingan dengan label Tips Antivirus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Antivirus. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 November 2009

Smadav 2009 Revisi 7.2 Versi November 2009

Smadav 2009 Revisi 7.2 diluncurkan. Pada Rev. Terbaru telah dilakukan perbaikan berbagai bug, dan penambahan teknologi baru di dunia antivirus yaitu, Smad-Lock, fungsinya untuk mengunci flashdisk Anda sehingga hampir tidak mungkin terinfeksi virus. Serta berbagai penambahan fitur dan perbaikan lainnya.

Smad-Lock
Flashdisk adalah sumber utama penyebaran virus di Indonesia, sebagian besar kasus infeksi virus di Indonesia berasal dari pertukaran flashdiskd dari satu komputer dengan komputer lainnya. Jadi, kalau kita mampu menjaga agar flashdisk tidak terinfeksi virus dari komputer lain maka tentunya komputer kita akan aman dan tidak akan sekali-kali terinfeksi virus.
Jadi, solusi terbaik untuk mencegah penularan virus melalui flashdisk adalah dengan menggunakan teknologi pengunci flashdisk untuk file autorun.inf. Jadi, virus tidak akan mampu membuat file autorun.inf di flashdisk Anda, tentunya setelah flashdisk dikunci oleh Smad-lock Smadav. Tidak hanya sampai di sini, Smad-Lock juga membuat suatu folder yang bernama Smad-Lock (dengan karakter segitiga bagian kiri dan kanan). Folder ini adalah folder teraman dari infeksi virus. Virus hampir tidak mungkin dapat memasuki dan menginfeksi folder ini dan semua file di dalamnya. Jadi, semua file yang Anda letakkan di dalamnya SANGAT AMAN dari infeksi virus. Tetapi Anda tidak boleh me-rename nama folder ini sedikitpun. Folder ini sebaiknya hanya diisi dengan file yang dibuka dengan program buatan Microsoft, serperti Office (berjenis DOC, XLS, PPT, dan semua file Office sejenisnya). Tapi, sebenarnya Anda juga dapat mengisi folder ini dengan file bukan berjenis dokumen Office, seperti: EXE, ZIP, RAR, tapi sebaiknya ketika Anda membuka file tersebut jangan langsung di dalam folder ini, Anda sebaiknya memindahkan file tersebut ke luar folder ini terlebih dahulu sebelum membukanya.
Selain di atas, juga ditambahkan berbagai pendeteksi varian virus-virus baru. Juga perbaikan dan penyempurnaan berbagai fitur sebelumnya dan berbagai fitur tambahan lainnya. Untuk filenya silahkan download pada link di bawah.
Download Smadav 2009 Rev. 7.2 (update 04 Nopember 2009)

sumber : heryantony.com


Senin, 05 Oktober 2009

ANSAV latest (2.0.50) for Windows

Ingin melindungi komputer Anda dari gangguan virus terutama virus lokal? Sebaiknya Anda mempergunakan salah satu antivirus besutan anak negeri yang kualitasnya cukup bagus ini. Untuk mendownload Ansav terbaru silakan download dibawah ini:

ANSAV latest (2.0.50) for Windows

Atau kunjungi lansung situsnya di www.ansav.com

Antivirus Smadav Terbaru, Smadav 2009 Rev. 6

Smadav 2009 Rev. 6 akhirnya dirilis ke publik setelah disempurnakan dan dites selama sebulan lebih di lab Smadav. Revisi kali ini adalah revisi terbesar yang pernah dilakukan di Smadav. Bisa dikatakan ini adalah versi terbaik Smadav yang pernah ada. Sangat banyak penyempurnaan yang dilakukan, penyempurnaan utamanya adalah pada engine scanner, fitur karantina, proteksi registration key, penanganan error, dan masih banyak lagi. Untuk yang lebih lengkap silakan lihat di daftar paling bawah.
Pada Rev. 6 kali ini telah ditambahkan pendeteksi dan pembersih tuntas 100 virus lokal terbaru, diantaranya yang sedang banyak menyebar adalah Virus AlbumBokep, Yuyun, Deadlock, Fullhouse, dll. Mulai saat ini Smadav akan lebih akurat dalam penghapusan/pembersihan file, file document (doc atau xls) sekarang sudah dapat dibersihkan dari infeksi virus tanpa perlu mengkarantinanya. Rev. 6 menggunakan Teknik scanning dan heuristik baru yang lebih cepat dan akurat baik untuk mendeteksi virus yang sudah ada di database maupun virus varian baru.
Berikut ini adalah daftar lengkap Penyempurnaan Smadav 2009 Rev. 6 :

[General]
  • Karantina jauh lebih sempurna dan ditambah fitur Enkripsi
  • Penyempurnaan proteksi Registration Key untuk mencegah pembajakan
  • Penambahan tombol fix all pada form minimize
  • Posisi koordinat form/window Smadav akan tersimpan ketika exit
  • Bug/gagal melakukan restore file karantina jika path asal file sudah digunakan file lain
  • Bug/gagal melakukan explore folder jika nama folder memiliki karakter koma (,)
  • Bug/crash pada beberapa keadaan saat Smadav aktif sebagai guest di Windows XP
  • Tidak lagi terlalu banyak mengakses floppy
  • Penyempurnaan tampilan form pada beberapa bagian
  • Penyempurnaan fitur message dan exit pada form minimize
  • Dapat menampilkan MessageBox Unicode

[Scanner]
  • Smadav akan menyarankan Anda untuk melakukan Full Scanning setelah pembersihan infeksi
  • Tombol untuk menampilkan smadav.log setelah scanning
  • Smadav sudah dapat menulis Smadav.log dalam teks Unicode atau ANSI
  • Perbaikan bug/gagal menampilkan dan menghilangkan beberapa tombol di Scanner pada keadaan tertentu

[Scanner-Engine]
  • Penambahan database dan pembersihan tuntas 100 virus lokal terbaru
  • Engine utama telah disempurnakan sehingga jauh lebih stabil, cepat, dan akurat
  • Teknik Heuristik baru untuk mendeteksi virus VBS tanpa perlu database
  • Teknik Heuristik baru untuk mendeteksi shortcut virus
  • Pembersih file doc dan xls yang terinfeksi virus
  • Pembersihan tuntas Virus Lokal baru : Virus AlbumBokep, Deadlock, Fullhouse
  • Pendeteksi Virus Alman, Conficker dan Fusion Virus
  • Pendeteksian File Test Eicar (Standar pengetesan virus internasional)
  • Pembersih file host
  • Perbaikan False Positive pada heuristik VBS
  • Kode (API) lebih cepat untuk pembacaan command line proses virus VBS
[SmaRTP]
  • SmaRTP jauh lebih stabil dan lebih ringan
  • Fitur Uninstall untuk meng-uninstall proteksi Smadav dari sistem
  • Flashdisk yang baru dicolok akan langsung di-scan Smadav
  • SmaRTP akan mengunci file virus ketika terdeteksi sehingga file tidak bisa diakses
  • Penyempurnaan proses penghapusan SmaRTP lama kemudian meng-update-nya dengan SmaRTP terbaru
  • Perbaikan bug pada Vista, Scanner gagal dibuka dari tray icon Smartp.
  • Klik kanan “Scan with Smadav” hanya dipasang ketika SmaRTP di-install
  • [Smadav Pro] Password hanya ditanya ketika exit SmaRTP, pengubahan setting, dan penggunaan tools.
  • Perubahan struktur folder Smad-Lock
  • Tidak melakukan scanning system/registry ketika Auto-Scan Flashdisk
[Update 6.2]
Berikut ini adalah daftar lengkap Penyempurnaan Smadav 2009 Rev. 6.2 :
  • Pendeteksian virus sality yang menginfeksi program lain
  • Membersihkan virus AlbumBokep lebih akurat dan tuntas
  • Perbaikan False Detection pada beberapa file script
  • Perbaikan False Detection pada beberapa file dll yang terdeteksi sebagai Conficker
  • Membuat shortcut di desktop pada saat meng-install SmaRTP
  • Penyempurnaan pendeteksian Hidden File pada Flashdisk
  • Penyempurnaan struktur database virus
  • Engine Scanner diganti sebagian besar dengan teknik baru
  • Penyempurnaan fitur karantina
  • Perbaikan kegagalan otomatis scan flashdisk
  • Penambahan icon virus pada daftar pendeteksian dan karantina
  • Pembuatan file smadav.log setelah scanning menjadi lebih cepat
  • Tempat install Smadav pada folder Program Files tidak di folder Windows lagi
  • dan banyak penyempurnaan lainnya …
[Update 6.3]

Berikut ini adalah daftar lengkap Penyempurnaan Smadav 2009 Rev. 6.3 :
  • Penyempurnaan penanganan virus sality & alman yang menginfeksi file exe
  • Penambahan icon pada klik kanan explorer “Scan with Smadav”
  • Perbaikan bug pada klik kanan explorer “Scan with Smadav” yang membuka banyak scanner
  • Perbaikan pada struktur engine pendeteksi virus
[Update 6.4]
Berikut ini adalah daftar lengkap Penyempurnaan Smadav 2009 Rev. 6.4 :
  • Penambahan database ratusan virus lokal baru
  • Perbaikan pendeteksian Sality agar lebih akurat
  • Perbaikan kesalahan pendeteksian pada beberapa file
  • [Smadav Pro] Daftar pengecualian scanning (Exception List)
  • [Smadav Pro] Menghilangkan panel kanan (Hide Panel)
  • Penambahan option klik kanan dan checkbox pada tampilan alert smadav
  • Perbaikan bug pada scanning file tang lebih besar dari 1 GB
  • Penambahan status hidden pada tampilan form auto-scan flashdisk
  • Perbaikan bug scanning process ketika klik kanan “Scan with Smadav”
  • Perbaikan bug klik kanan “Scan with Smadav” di Vista
  • Perbaikan bug pada pendeteksian LNK
Silahkan Langsung Download  Smadav 2009 Rev. 6

Atau disini

PCMAV 2.1, Anti Virus Terbaru PC Media Bulan September 2009

 Majalah PC Media edisi terbaru 09/2009 telah terbit, bersamaan dengan itu telah dirilis pula secara resmi antivirus kebanggan Indonesia, PCMAV 2.1. Pada rilis kali ini, PCMAV mampu mengenali 2.883 virus beserta variannya yang dilaporkan banyak menyebar luas di Indonesia, termasuk virus Conficker nan-canggih dan Autoit yang memiliki banyak varian.
Di edisi tersebut, pembaca juga akan disuguhkan artikel virus Autoit.EE yang merupakan varian terbaru virus Autoit yang dapat menyebar melalui bantuan Yahoo! Messenger, dan bahkan saat ini telah mendukung GTalk. Varian terbarunya ini juga memiliki fungsi “debug mode” yang sangat menarik untuk Anda ketahui.
Tak ketinggalan, disertakan pula engine khusus yang dapat menangani virus Sality jenis polymorphic yang terdiri dari 4 varian (Sality-302/304/309/400).  Virus ini mampu menginfeksi file executable, dan juga dapat bertindak sebagai trojan.
APA YANG BARU?
a
. UPDATED! Ditambahkan database pengenal dan pembersih 70 virus lokal/
asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia. Total 2883
virus beserta variannya, termasuk varian virus Conficker dan Sality
polymorphic nan-kompleks dan canggih, yang banyak beredar di Indonesia
telah dikenal di versi 2.1 ini.
b. NEW! Engine khusus untuk menangani dengan tuntas sampai ke akar-
akarnya sejumlah 4 varian virus Sality jenis polymorphic
(302/304/309/400) yang mampu menginfeksi file .EXE dan .SCR, serta
mampu bersemayam di memory sebagai trojan.
c. IMPROVED! Ditambahkan pembersih khusus yang dapat menangani virus
Autoit.EE yang banyak menyebar di Indonesia.
d. IMPROVED! Engine heuristik untuk mendeteksi varian virus polymorphic
nan-kompleks yang banyak beredar di Indonesia.
e. BUG FIXED! Kesalahan deteksi (false alarm) heuristik pada beberapa
program dan script.
f. IMPROVED! Perubahan beberapa nama virus mengikuti varian baru yang
ditemukan.
g. IMPROVED! Perbaikan beberapa minor bug dan improvisasi kode internal
untuk memastikan bahwa PCMAV tetap dapat menjadi antivirus
kebanggaan Indonesia.
JANGAN SAMPAI KEHABISAN (LAGI):
Dapatkan segera the new PCMAV 2.1 Valkyrie yang telah disempurnakan hanya dari majalah PC Media 09/2009 yang telah terbit. Segera pesan dan dapatkan di kios/agen terdekat.
Pertanyaan teknis harap disampaikan langsung ke redaksi PC Media melalui e-mail dengan sebelumnya Anda telah membaca dan memahami isi README.TXT. Dan kami akan berterimakasih jika Anda dapat meluangkan waktu untuk memberikan komentar sebatas penggunaan PCMAV 2.1 ini sebagai masukan dalam pengembangannya.

Download PCMAV 2.1 Fixed: SendSpace.com atau Rapidshare.com (mirror).
Download PCMAV Express for Induc: SendSpace.com.

Jumat, 27 Juni 2008

ANSAV, antivirus lokal yang bisa dicoba


Pada postingan kali TIPS DAN TRIK KOMPUTER akan mengetengahkan freeware antivirus, Ansav +E Advanced ver 1.9.3 yang direlease sejak 9 Januari 2008 lalu. Antivirus portable ini tidak perlu diinstall sehingga tidak akan membuat lambat (“lelet”) computer kita. Antivirus yang mengklaim dirinya dapat mengenali 933 virus dan “dedengkot”nya ini sebentar lagi akan mengeluarkan versi terbarunya yaitu versi 2 paling lama bulan Juni 2008.

Sebelumnya, Anda perlu mendownloadnya di sini, dengan besar file 733 kb (format *.zip). Setelah berhasil mendowloadnya, lakukan ekstrak dan akan terbentuk folder ANSAV_AIO. Dan jika ingin menghapusnya, mudah, tinggal mendelet folder tersebut. Kemudian untuk menjalankan antivirus tersebut, tinggal klik file Ansav (application extension).

Fitur antivirus Ansav antara lain Quick Scan, Scan Multiple Object, Scan Memory, Scan All Hard Disk, Scan Windows Directory, Scan System Directory. Kelebihan fitur lainnya adalah dengan Scan Single File kita dapat melakukan scan terhadap suatu file secara sendirian. Fitur lainnya yaitu hasil scannya dapat dicopy dan disimpan ke dalam word atau notepad.

Jumat, 06 Juni 2008

Tips Menggunakan Antivirus

Mungkin sebagian besar pengguna antivirus, setelah menginstallnya kemudian dibiarkan begitu saja atau hanya mengupdate dan tidak pernah menghiraukan pengaturan lainnya. Jika seperti itu bisa saja antivirus sangat memperberat kinerja komputer dan proses scanning sangat lambat.

Pengaturan standard bukan berarti yang terbaik, bahkan sering kerja komputer sangat lambat atau proses scanning komputer menjadi sangat lambat. Bagaimana agar penggunaan antivirus efektif dan efisien ? Berikut beberapa tips yang bisa kita lakukan :


Untuk Pengguna Offline
Jika komputer kita tidak tersambung ke internet atau jarang sekali koneksi ke Internet, maka ada beberapa hal yang bisa di efektifkan :

* Matikan fasilitas Auto Update, update dilakukan manual, dengan download virus database atau ketika konek ke Internet saja.
* Jika ada fasilitas Anti Spyware atau Email Scanner, atau fasilitas lain yang berhubungan dengan koneksi Internet, matikan saja untuk mengurangi pemakaian Memori dan CPU. Jika komputer kadang terkoneksi ke Internet, scan spyware dapat dilakukan secara manual, setiap beberapa hari atau seminggu sekali.
* Download virus definition (update) maksimal sekitar satu minggu sekali. Meskipun tidak ada batasan tertentu, tetapi lebih sering lebih baik.

Untuk Pengguna Online
Jika komputer selalu atau sering online, maka beberapa hal yang bisa diefektifkan adalah :

* Aktifkan Auto Update, sehari sekali sudah cukup, lebih sering lebih baik.
* Jika ada fasilitas email scanner atau anti spyware, lebih baik diaktifkan, kecuali menggunakan program anti spyware lainnya.

Proses Scan Virus
Proses scan virus di komputer bisa memerlukan waktu cukup lama, bahkan sampai berjam-jam jika file kita sangat banyak. Agar efektif dan efisien, bisa diatur hal-hal berikut :

* Non aktifkan (disabled) scan Archive (file yang dikompress, seperti zip,rar,cab dan sebagainya), kecuali punya banyak waktu untuk menscan virus. Karena jika ini diaktifkan proses scan bisa sangat lama. Selain itu jika ada virus didalam zip/archive maka tidak berbahaya asal file didalamnya tidak dijalankan.
* Hindari setting untuk langsung menghapus/heal/remove file yang dianggap sebagai virus, lebih baik pilih Karantina (Move to Quarantine) atau rename. Kecuali sudah yakin bahwa file itu memang virus, bukan dokumen atau program yang terinfeksi virus.
* Jika ada pilihan scan file-file tertentu/pilihan (smart extensions) dan semua file, maka lebih baik dipilih smart extensions, scan akan jauh lebih cepat.
* Di bagian Scheduler Scan (Scan otomatis setiap waktu tertentu), pastikan diatur di saat-saat komputer jarang terpakai atau di matikan (non aktifkan/disabled) saja dan scan di lakukan secara manual. Karena kadang kita tidak tahu bahwa antivirus sedang melakukan scan yang bisa memakan waktu sangat lama, sehingga kerja komputer menjadi sangat lambat.
* Jika sedang melakukan proses scan, sebaiknya tidak menjalankan program lain, apalagi yang berat. Juga pastikan untuk mematikan screensaver jika komputer ditinggal pergi.

Optimaliasasi Umum

* Periksa Virus Vault (karantina Virus). Jika sudah terlalu banyak isinya, hapus yang benar-benar virus atau file yang sudah tidak terpakai lagi. Jika banyak file yang berukuran sama, kemungkinan itu virus, jadi dihapus saja atau tinggalkan satu saja.
* Aktifkan fasilitas Report, dan simpan report-nya di folder yang mudah dicari.
* Selalu aktifkan Resident Shield/Guard, karena ini yang selalu memonitor file-file setiap saat.
* Jika tidak penting sekali, hindari pemakaian 2 antivirus atau lebih secara bersamaan.

Jika anda mempunyai tips pemakaian antivirus yang lain, silahkan ditambahkan, untuk melengkapi artikel ini. Semoga bermanfaat (ebsoft.web.id).

Minggu, 25 Mei 2008

10 Jurus sakti atasi virus dan worm





Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pepatah ini ternyata berlaku juga di dunia komputer. Daripada mengeluarkan biaya besar untuk mengobati komputer, lebih baik sedini mungkin melakukan pengamanan yang dapat menjauhkan komputer Anda dari serangan virus.

Berikut sepuluh virus sakti untuk mengelakkan serangan virus dan worm pada komputer Anda:

1. Selalu lakukan Scan terhadap disket yang masuk ke dalam PC Anda.
Meski nampaknya sepele, tapi hal kecil ini akan membantu melindungi komputer Anda dari virus yang ditularkan melalui perilaku tukar menukar disket. Jika sebuah PC terinfeksi oleh virus, maka disket yang dimasukkan kedalamnya, kemungkinan besar akan terinfeksi juga. karena itu, jangan sembarangan membuka disket milik teman pada komputer Anda, sebelum disket itu lolos seleksi scandisk. Jika ternyata program scandisk dapat mendeteksi keberadaan virus tetapi tidak dapat menyembuhkannya, jangan memaksa untuk membuka file pada disket tersebut. Toh, ini juga bisa menjadi semacam warning bagi Anda, supaya segera melengkapi komputer Anda dengan penangkal virus.

2. Scan juga CD yang masuk kedalam CD drive Anda.
Meski tampaknya lebih eksklusif dan aman, tetapi CD ternyata juga memiliki potensi yang sama seperti disket, dalam menularkan virus. Karena itu, jangan lengah! Tetap lakukan scan terhadap sebuah CD yang akan dipasang pada komputer Anda, sekalipun CD itu baru saja dibeli dari toko.

3. Lakukan scan terhadap harddisk Anda, tiap kali Anda akan mulai bekerja dengannya.
Sebagaimana balita yang selalu diperiksa kesehatannya, PC Anda juga harus selalu dipantau apakah masih sehat atau telah terinfeksi oleh virus. Lagipula dengan melakukan scan terhadap harddisk sebelum memulai suatu pekerjaan, Anda mengurangi resiko gangguan yang diakibatkan oleh virus selama proses kerja Anda. Selain itu, juga memperkecil peluang terjadinya kerusakan pada file Anda.

4. Proteksi disket Anda, jika Anda memasukkannya ke dalam PC orang lain.
Seperti telah disebutkan diatas, jika Anda terpaksa harus memasukkan disket milik Anda ke dalam komputer orang lain, maka disket Anda perlu diproteksi terlebih dahulu. Konsekuensinya, Anda tidak dapat melakukan perubahan terhadap file yang tersimpan dalam disket tersebut.

5. Jangan sembarangan men-download attachment.
Dewasa ini banyak jenis worm yang mengirimkan copy dirinya dalam bentuk attachment e-mail. Misalnya worm Miss world. karena itu Anda jangan sembarang membuka attachment jika alamat pengirim tidak Anda kenal. Bahkan meskipun Anda mengenali alamat pengirim, jika tidak ada kesepakatan sebelumnya bahwa orang tersebut akan mengirimkan e-mail berikut attachment, maka sebaiknya Anda menghapus saja attachment tersebut. Tidak peduli betapapun menariknya subjek attachment tersebut. Karena banyak pencipta worm, memanfaatkan keingintahuan seseorang agar mau membuka attachment maut tersebut. Misalnya virus Jenifer Lopez dan worm Miss world yang dikatakan memuat gambar bugil Jenifer Lopez dan gambar Miss world dalam kostum bikini.

6. Selektif dalam membuka e-mail.
Begitu juga hukum yang berlaku dalam membuka e-mail. sejumlah virus dan worm menduplikasi dirinya dan mengirimkan copy tersebut pada seluruh alamat e-mail yang tertera pada address book Microsoft Outlook Express komputer yang diserangnya. Dengan demikian, si calon korban tidak akan menaruh kecurigaan dan dengan segera akan membuka e-mail beracun tersebut. Karena itu, jika Anda menerima e-mail dari seseorang yang Anda kenal, tetapi dengan subjek yang aneh sebaiknya langsung hapus saja e-mail itu. Kecuali Anda berdua memang sudah membuat janji sebelumnya.

7. Memasang dan selalu meng-update program antivirus pada komputer Anda.
Terkadang, orang yang masih awam dibidang komputer, merasa sudah aman jika sudah memasang program Norton atau MacAffee. Anda salah! Program antivirus itu memiliki masa kadaluarsa juga seperti makanan kaleng. Karena itu, Anda harus selalu meng-update program antivirus Anda. karena program antivirus yang sudah expired, tidak akan punya gigi lagi untuk menahan serangan virus pada komputer Anda.

8. Selalu mengikuti perkembangan berita terbaru tentang virus.
Selain memiliki masa kadaluarsa, program antivirus ini juga selalu mengalami update sehubungan dengan virus-virus baru yang terus di-release. Para ahli terus menerus melakukan pengembangan untuk menandingi pencipta virus yang juga berlomba-lomba menciptakan virus yang lebih ganas dari hari ke hari. Karena itu Anda harus rajin mengikuti berita tentang perkembangan virus yang terbaru. Setelah itu, Anda dapat mencari di internet perusahaan antivirus terbaru yang telah meng-update produknya untuk mengantisipasi serangan virus baru tersebut. Banyak sekali perusahaan software antivirus yang menyediakan fasilitas download gratis melalui internet.

9. Men-download Microsoft Outlook Security Patch ke dalam sistem komputer Anda.
Sebagaimana diketahui, tidak ada program software yang sempurna. Maksudnya, pasti ada bug atau titik lemah di dalam software itu. demikian juga halnya yang terjadi dengan aplikasi Microsoft Outlook Express. Karena itu, dengan men-download Microsoft Outlook Security Patch ke dalam sistem komputer Anda, berarti Anda telah menanggulangi bug yang ada pada program ini. Berkat bantuan program kecil ini, kinerja dari "satpam" Microsoft Outlook Express menjadi lebih maksimal dalam menjaga komputer Anda, dari virus atau worm yang menyerang dengan memanfaatkan address book Microsoft Outlook express.

10. Menonaktifkan Windows Scripting Host.
Sebagaimana diketahui, banyak virus dan worm baru yang dikembangkan dengan visual basic scripting di bawah sistem windows. Untuk memperkecil serangan, Anda sebaiknya menonaktifkan program yang berfungsi untuk mengotomatisasi suatu fungsi. Namun demikian, perlu diingat bahwa tidak semua virus berbahasa VBS dapat ditahan dengan menonaktifkan program ini.

Dikutip dari: Tabloid PC Plus

Jumat, 23 Mei 2008

Tips Mengetahui type file yang bisa terinfeksi dan menyebarkan virus

Mungkin sebagian besar kita tahunya kalau virus itu hanya dari tipe file exe (application) saja, karena memang sebagian besar virus berupa file exe. Padahal banyak tipe file yang berpotensi terinfeksi virus dan bisa menyebarkannya ketika dijalankan. Sehingga sering kita tidak sadar bahwa file yang dijalankan ternyata bisa mengandung virus / bibit-bibit virus.

Dengan mengatahui beberapa tipe tersebut, semoga bisa lebih berhati-hati. Berikut beberapa tipe file yang sering/bisa terinfeksi virus dan sebagian bisa menyebarkannya kembali ketika file tersebut dijalankan :

Binary Executable Files
Binary Executable Files (Portable Executable / PE) merupakan file yang isinya diterjemahkan sebagai program oleh komputer. File ini terdiri dari beberapa tipe di windows :

* EXE (Executable / Application)Tipe file ini merupakan file yang sering terinfeksi virus dan sebagian besar virus juga berupa exe. Banyak virus yang bisa menempel di file ini dan begitu dijalankan, virus aslinya menyebar dan menginfeksi komputer. Oleh karena itu, sebaiknya ketika kita memiliki master program, maka di zip saja atau di rename untuk mengurangi resiko terinfeksi virus. Beberapa virus yang menginfeksi EXE misalnya w32/Virut, Troxa, Sality dan lainnya (baca juga ini).
* DLL (Dynamic Link Library) dan OCX yang formatnya sebenarnya sama dengan tipe EXE, hanya saja tidak langsung dijalankan, melainkan digunakan oleh file lain seperti EXE. Sehingga virus juga bisa menginfeksi tipe file ini.
* SCR (Screensaver) File ini juga seperti format exe, hanya saja ber ekstensi scr, yang maksudnya adalah file screensaver. Sehingga ketika dijalankan, screensaver akan tampil. Oleh karena itu, virus sering menduplikasi dirinya dengan tipe ini dan menempatkan dirinya sebagai screensaver, sehingga ketika screensaver aktif, sebenarnya virus itu yang aktif.
* COM file (Command File), bisa berupa Text atau Binary File yang dijalankan under DOS / MS-DOS. Generasi awal virus sepertinya berupa file COM ini.
* SYS (Device Driver), merupakan file Binary yang digunakan untuk Driver

Document Files

File Dokumen yang sering terinfeksi virus adalah file Microsoft Office terutana DOC ( Word), XLS (Excel) dan MDB ( Access Database). Virus biasanya berupa virus Macro, yang aktif jika dokumen tersebut dijalankan dan bisa menginfeksi template file ( file DOT) sehingga semua file yang dibuka selanjutnya akan terkena virus.

Sekitar bulan september 2007, file PDF mulai dimanfaatkan oleh pembuat virus untuk menyertakan kode-kode tertentu dalam dokumen tersebut. Biasanya berupa trojan. Seperti juga diberitakan Avira tanggal 6 Mei 2008, kelemahan PDF dimanfaatkan untuk menyisipkan kode virus, sehingga ketika PDF dijalankan virus yang berupa trojan tersebut bisa menginstall dirinya ke komputer.

File-File Script

File script merupakan file yang berisi script / kode-kode program dan bisa diterjemahkan oleh komputer secara langsung untuk mengontrol software/aplikasi lainnya. Beberapa file ini antara lain :

* BAT (Batch File), merupakan file script di MS-DOS dan Windows
* VBS (VBScript), script windows dengan bahasa VISUAL BASIC yang terbatas
* JS (Javascript), file ini tidak bisa langsung aktif, tetapi dijalankan oleh web browser, melalui file HTML

Tipe File-file Lainnya

Beberapa tipe atau file lainnya yang juga bisa terinfeksi, menyebarkan, menjalankan atau disusupi kode virus antara lain :

* HTM, HTML, CHM (HTML Help) file-file ini bisa menyertakan kode program Javascript, sehingga tidak jarang file ini terinfeksi Virus (trojan)
* INF Merupakan text file (jenis lain file INI) untuk menginstall Device Driver. Virus sering mengubah/memodifikasi file tipe ini (file Autorun.inf) untuk mengaktifkan virus dan menyebarkan lewat media seperti Flash Disk.
* Folder.htt File ini merupakan file konfigurasi Folder yang bisa berisi script kode. Terkadang virus memodifikasi isinya untuk menjalankan kode tertentu. Hal ini bisa juga terjadi pada file Desktop.ini ( Konfigurasi dekstop)

Referensi
http://en.wikipedia.org/wiki/Computer_virus
http://en.wikipedia.org/wiki/Executable_file
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_file_formats
http://en.wikipedia.org/wiki/Cross-site_scripting
http://www.bindshell.net/papers/xssv/
http://en.wikipedia.org/wiki/COM_file
http://en.wikipedia.org/wiki/Dynamic-link_library
http://www.virusbtn.com/news/2007/10_24.xml
http://www.avira.com/en/security_news/protection_from_pdf_exploits.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Script_%28computer_programming%29
sumber : ebsoft.web.id


Sabtu, 17 Mei 2008

Tips mencegah virus masuk komputer

Sebaik apapun antivirus yang kita gunakan + Update terbaru pun tidak menjamin komputer bebas dari virus, karena virus selalu berkembang dan update anti virus [sebagian besar] hanya mengikuti perkembangan virus itu sendiri ( jadi ketika virus sudah menyebar, kemungkinan anti virus bisa mendeteksi baru beberapa hari kemudian ). Tetapi Komputer tanpa anti virus jauh lebih rentan untuk terkena virus



Bagi sebagian besar pengguna, mungkin artikel ini sudah biasa dan bukan barang yang baru lagi, tetapi bagi pengguna biasa / awam mungkin dapat bermanfaat untuk mencegah virus masuk / menular ke PC kita. Mengingat perkembangan virus dalam negeri yang begitu pesat. Hal ini mungkin karena banyaknya [adanya] source code yang menjelaskan cara pembuatan virus yang dipublikasikan secara umum, yang mungkin maksudnya sekedar tukar informasi saja, tetapi diluar itu kemungkinan banyak yang mengembangkan sendiri untuk membuat virus dan memancing programmer untuk mencoba-coba.



Beberapa hal yang perlu di persiapkan untuk mencegah virus masuk/menular ke komputer kita adalah:

* Gunakan antivirus yang senantiasa di update, paling tidak seminggu sekali, jika online maka aktifkan auto update pada antivirus
* Non aktifkan fasilitas autorun pada komputer kita, sehingga CD-ROM maupun flashdisk yang kita masukkan ke komputer tidak langsung menjalankan file yang ada di dalamnya. Bagi yang belum tahu, bisa dilihat caranya disini
* Tampilkan semua ekstensi file windows, termasuk file system windows. Caranya : Di windows explorer buka menu Tools > Folder Options… kemudian pilih tab view Kemudian pilih (aktifkan) opsi “show hidden files and folder”, hilangkan check pada pilihan “Hide extensions for known file types” juga hilangkan tanda check pada “Hide protected operating system files (Recommended)”.
* Periksa setiap flashdisk yang dimasukkan apakah ada file autorun.inf, jika ada coba dilihat isinya, jika mengacu ke sebuah file .exe, .dll atau .scr yang aneh / hidden, segera hapus file-nya atau scan dengan antivirus
* Ini yang mungkin sangat penting : Jika komputer digunakan oleh banyak orang, minta agar pengguna berhati-hati sebelum menjalankan sebuah file, jangan hanya melihat icon-nya, tapi melihat ekstensinya. Misalnya file itu dengan icon ms word, excel, gambar, mp3 dsb tetapi kok berekstensi .exe, .scr, .vbs, .bat atau tidak sesuai dengan iconnya, harap diwaspadai
* Gunakan tools / program seperti autoruns untuk melihat file/program apa saja yang berjalan ketika windows diaktifkan. Jika ada program yang aneh segera tanyakan kepada orang yang lebih tahu. Tentang autoruns bisa dilihat disini



Semoga artikel ini bermanfaat, jika ada tambahan/masukan tips silahkan, diharapkan akan menambah keamanan dalam menggunakan komputer

Selasa, 06 Mei 2008

Tips mencegah virus menyerang komputer

Sebaik apapun antivirus yang kita gunakan + Update terbaru pun tidak menjamin komputer bebas dari virus, karena virus selalu berkembang dan update anti virus [sebagian besar] hanya mengikuti perkembangan virus itu sendiri ( jadi ketika virus sudah menyebar, kemungkinan anti virus bisa mendeteksi baru beberapa hari kemudian ). Tetapi Komputer tanpa anti virus jauh lebih rentan untuk terkena virus

Bagi sebagian besar pengguna, mungkin artikel ini sudah biasa dan bukan barang yang baru lagi, tetapi bagi pengguna biasa / awam mungkin dapat bermanfaat untuk mencegah virus masuk / menular ke PC kita. Mengingat perkembangan virus dalam negeri yang begitu pesat. Hal ini mungkin karena banyaknya [adanya] source code yang menjelaskan cara pembuatan virus yang dipublikasikan secara umum, yang mungkin maksudnya sekedar tukar informasi saja, tetapi diluar itu kemungkinan banyak yang mengembangkan sendiri untuk membuat virus dan memancing programmer untuk mencoba-coba.

Beberapa hal yang perlu di persiapkan untuk mencegah virus masuk/menular ke komputer kita adalah:
* Gunakan antivirus yang senantiasa di update, paling tidak seminggu sekali, jika online maka aktifkan auto update pada antivirus
* Non aktifkan fasilitas autorun pada komputer kita, sehingga CD-ROM maupun flashdisk yang kita masukkan ke komputer tidak langsung menjalankan file yang ada di dalamnya. Bagi yang belum tahu, bisa dilihat caranya disini
* Tampilkan semua ekstensi file windows, termasuk file system windows. Caranya : Di windows explorer buka menu Tools > Folder Options… kemudian pilih tab view Kemudian pilih (aktifkan) opsi “show hidden files and folder”, hilangkan check pada pilihan “Hide extensions for known file types” juga hilangkan tanda check pada “Hide protected operating system files (Recommended)”.
* Periksa setiap flashdisk yang dimasukkan apakah ada file autorun.inf, jika ada coba dilihat isinya, jika mengacu ke sebuah file .exe, .dll atau .scr yang aneh / hidden, segera hapus file-nya atau scan dengan antivirus
* Ini yang mungkin sangat penting : Jika komputer digunakan oleh banyak orang, minta agar pengguna berhati-hati sebelum menjalankan sebuah file, jangan hanya melihat icon-nya, tapi melihat ekstensinya. Misalnya file itu dengan icon ms word, excel, gambar, mp3 dsb tetapi kok berekstensi .exe, .scr, .vbs, .bat atau tidak sesuai dengan iconnya, harap diwaspadai
* Gunakan tools / program seperti autoruns untuk melihat file/program apa saja yang berjalan ketika windows diaktifkan. Jika ada program yang aneh segera tanyakan kepada orang yang lebih tahu.

Setting komputer di obrak-abrik virus,coba tweaknow

Biasanya komputer yang sudah pernah terkena (terinfeksi) virus, maka beberapa setting Windows di Disable (tidak bisa diaktifkan). Hal ini karena Sistem Registry Windows sudah diubah oleh virus. Sebenarnya bisa saja mengembalikan secara manual, tetapi mungkin sulit ( bagi yang masih awam dengan registry), tidak aman dan lama. Bagaimana cara yang lebih mudah dan aman?

Registry merupakan komponen (File spesial) yang sangat penting bagi Windows, dengan mengubah beberapa bagian registry, kita bisa lebih mengoptimalkan kinerja komputer. Tetapi hal ini seringkali dimanfaatkan virus, dengan mengubah konfigurasi sehingga sering beberapa aplikasi atau setting tidak bisa diakses.

Misalnya beberapa kejadian berikut :

* Task Manager tidak bisa dibuka (Ctrl+Alt+Del), selalu muncul Pesan “Task Manager has been disabled by your administrator”
* Ketika ingin membuka Registry ( di Menu Run ketik Regedit ), muncul pesan “Registry editing has been disabled by your administrator”
* Tidak ada menu Folder Options di Windows Explorer
* Menu Command Prompt tidak ada da tidak bisa dijalankan

Sebagai alternatif mengubah secara manual, banyak freeware yang menyediakan fasilitas ini. Biasanya software-software “tweak” memanfaatkan registry untuk mengoptimalkan kinerja windows. Salah satunya adalah TweakNow WinSecret Professional. Freeware ini dapat digunakan untuk Windows XP/XP x64/Vista/Vista x64.

TweakNow menyediakan fasilitas untuk mengubah dan mengotimalkan berbagai hal, mencakup :

* Applications ( IE, Outlook, Yahoo Messenger )
* Control Panel
* Desktop
* Miscellaneous
* Network & Internet
* OEM Info, informasi ketika kita klik kanan > Properties di MyComputer
* Special Folders
* Start Menu
* User Accounts
* Windows Core
* Windows Explorer

Hanya saja, untuk versi 1.5 belum menyediakan fasilitas untuk menampilkan Folder Options yang di hidden, padahal virus sering menghilangkan menu ini. Untuk mengembalikan secara manual, bisa di atur setting Registry di lokasi berikut :

User Key: [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
System Key: [HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
Name: NoFolderOptions
Type: REG_DWORD (DWORD Value)
Value: (0 = show options, 1 = hide options)

Tools Lainnya

Sebenarnya Microsoft sendiri juga membuat aplikasi kecil untuk mengubah beberapa setting di registry, sehingga beberapa fasilitas tersembunyi dapat dimunculkan, Namanya TweakUI yang tergabung dalam Microsoft PowerToys for Windows XP. Meski tampilannya sederhana dan ukuran hanya sekitar 147 KB, tetapi memberikan fasilitas yang cukup banyak. Download TweakUI disini.

Jika ingin mengutak-atik registry sendiri, silahkan download Windows Registry Guide ( File CHM / HTML Help dengan ukuran sekitar 1.15 MB). Tutorial ini memberikan artikel yang melimpah untuk mengedit registry. Tapi silahkan dibaca tutorial awalnya jika, karena jika tidak hati-hati, bisa merusak sistem.